man behind glasses

the man behind the wheel of a red car. rasanya baru kemarin kau menjemputku pergi, memicu gempa beritcher-ritcher ditempat yang mereka bilang hati. dan masih kuingat raut wajahmu di hari pertma kita bertemu 'lagi' rasanya baru kemarin kau menghidupkan jutaan kupu-kupu diperutku, membuat sel-sel otakku memebku, ketika rasnya mimpi dan pasti terlihat melebur jadi satu. dan masih kuingat baju apa yang kau pakai saat itu. rasanya baru kemarin untuk pertama kalinya kau mengantarku pulang, dimalam yang terasa lebih terang, entah karna bintang, atau jutaan kunang-kunang yang bertebangan bersama harapan. dan aku masih ingat aroma tubuhmu yang menguar dan bercampur dengan debar. rasanya baru kemarin aku menjatuhkan hati pada lelaki berkacamata dibalik kemudi mobil merah, yang entah bagaimana bisa sampai disini. dan jika tuhan memintaku untuk mengulang hidup berulang kali, aku akan tetap memilihmu tanpa kecuali. aku hampir lupa kalau sebahagia ini memiliki seseorang, aku hampir lupa cara tertawa pada jokes yang terdengar asam, aku hampir lupa rasanya menantikan pelukan hangat seseorang, terimakasih telah membawaku pada ceita ini.

Komentar

Postingan Populer